Printer DTG BPjet A3 Transfomer

Printer DTG BPjet A3 Transformer

Spesifikasi :

1. Ukuran Cetak Maksimal: 32cm x 45cm max
2. Kecepatan Cetak: 5 menit s/d 7 menit (1 phase A3+ kaos Putih)
3. Printhead: Epson 1390 F3-Mach Piezo Printhead 6 Channels
4. Ink Color: CYMK WW
5. Biaya Produksi: 4ml tinta / A3 (sekitar Rp. 7.000)
6. Kapasitas Produksi: 70 cetakan A3 / hari (10 jam kerja) cetak putih
7. Bahan Kaos: Cotton Combed, Carded, Lacoste Polo, TC, dll
8. Bahan Lain: Kayu, Triplex, Canvas cotton, acrilick dan bahan organik lainnya
9. Warna Kaos: Semua warna kaos bisa
10. Kaos Hitam atau Gelap: Bisa (menggunaka tinta putih)
11. Operating System: Windows XP , 7 , 8 32 bit ( 64 bit on proces )
12. Pemakaian listrik: 48 watt
13. Konstruksi: Rangka aluclat,acrilic
14. Sistem Penggerak: High Precision rel laci korea (2 phase presisi)
15. Ukuran Mesin InstaJet A3+: 60cm x 65cm x 90cm
16. Berat Mesin Bpjet A3+: 50 KG
17. Garansi: 1 Tahun Service dan 6 bulan sparepart kecuali Printhead dan Motherboard



Kelebihan :

  • Bodi di design lebih kuat, kokoh, ramping dan menarik
  • System bearing membuat pergerakan motor lebih halus/lembut, alhasil hasil print lebih merata disetiap pixelnya.
  • Sistem bearing tidak mengenal kocak pada rel penggeraknya, karena limitnya hanya 0,014mm saja.
  • Lebih mudah dalam setting kaos dengan gambar ditatakan.dilengkapi dengan clamp tray supaya kaos tidak goyang-goyang.
  • Tombol otomatis tray mempermudah dalam pengeprinan ulang (sensor otomatis mengembalikan ke titik nol.)
  • Print 2 phase ( colour/white print) tidak perlu menggunakan filling manual  alias auto sensor yang jika tidak pintar-pintar hasilnya akan blur.
  • Menggunakan software dan mekanik untuk efisien tinta hingga 40%.
  • Mulai Februari 2015 sudah dilengkapi dengan cooling head (head aman dari buntu terutama ruangan tidak berAC) dan cooling board memungkinkan mesin kerja 22jam non stop tetapi mesin tetap dingin.
Untuk harga Printer DTG dapat Anda cek di www.bengkel-print.com , Kunjungi juga www.printersablonkaos.com

Tips Merawat Printer Sablon Kaos


Bagi Anda yang mempunyai usaha di bidang Printing Kaos pasti sudah tidak asing lagi dengan Mesin Printer DTG (Direct To Garment), ialah mesin yang paling umum dan biasa digunakan di Indonesia dalam usaha percetakan kaos, banyak yang memilih mesin ini karena cara kerjanya yang praktis dan juga dapat menerima pesanan hanya satu kaos saja, lain halnya dengan sablon manual yang menetapkan minimum order.

Hampir semua Mesin Printer DTG yang ada di pasaran berasal dari modifikasi printer inkjet yang biasa digunakan untuk mencetak di atas kertas, biasanya dari printer EPSON yang dijadikan flatbed printer sehingga dapat digunakan untuk cetak kaos. Dengan demikian secara umum Merawat Mesin Printer DTG Supaya Awet diperlukan perawatan yang sama.

Banyak orang yang sudah memakai Mesn Printer DTG dan bertanya-tanya kenapa Mesin Printer DTG yang mereka miliki sering bermasalah seperti hasil yang jelek, gambar jadi blur dan sebagainya. Mengapa Printheadnya sering mampet ? Apa yang harus dilakukan jika ingin berlibur dalam waktu yang lama ?. Pertanyaan-pertanyaan sederhana ini banyak dilontarkan oleh para customer, oleh karena itu pada artikel “Merawat Mesin Printer DTG Supaya Awet” ini.

Berikut adalah beberapa tips Merawat Mesin Printer DTG Supaya Awet :

Yang pertama mengenai perawatan tinta putih, tinta putih digunakan sebagai warna dasar pada kaos yang bermotif gelap. Berikut Tata Cara Merawat Tinta Putih.

-      Suhu dan kelembaban ruangan sangat penting dalam operasional mesin printer DTG karena tinta yang digunakan oleh printer DTG bukanlah seperti tinta printer kertas pada umumnya.
-      Tinta printer DTG memiliki karakter akan menjadi karet apabila kering atau terkena suhu yang terlalu panas. Suhu yang disarankan untuk Printer DTG adalah antara 25-29 derajat Celcius.
-      Heat press dan mesin DTG harus terpisah dengan ruangan.
-     Anda wajib meneteskan sedikit Head Cleaning Solution Bengkel Print ke busa capping station. Setiap hari setelah Mesin Printer DTG digunakan atau setiap akan istirahat dulu dari proses produksi. Tujuannya adalah untuk menjaga kelembaban permukaan printhead, terutama yang menggunakan White Ink Dupont. Anda hanya perlu meneteskan sedikit untuk menjaga kelembaban printhead, tidak usah sampai busa capping station terendam penuh.
-     Head Cleaning rutin dan Nozzle Check perlu dilakukan apabila mesin printer DTG tinta putih Dupont USA sudah didiamkan lebih dari 3 jam (dilakukan cleaning kalau hasil benar-benar tidak bagus).
-       Maintenance / perawatan rutin juga sangat penting dalam penggunaan mesin printer DTG karena karakter tinta printer DTG yang dijelaskan pada point di atas.
Seiring dengan operasional mesin printer DTG maka akan ada beberapa bagian printer DTG yang sering contact langsung dengan tinta DTG sehingga lama-lama akan terjadi penumpukan sisa-sisa tinta di bagian mesin printer DTG tersebut.

Apabila sisa-sisa tinta tekstile tersebut tidak dibersihkan, sisa tinta tekstile tersebut akan semakin mengeras menjadi seperti karet dan lama-lama bias mengganggu operasional dari printhead printer DTG sehingga otomatis hasil cetak dari printer DTG tersebut akan semakin menurun kualitasnya. Berikut beberapa bagian mesin printer DTG yang perlu dibersihkan secara rutin:

-          Wiper Blade
Cara untuk mengeluarkan wiper yaitu dengan cara dicungkil pelan-pelan sampai keluar. Setelah selesai kembalikan wiper. Bersihkan wiper menggunakan cotton bat. Wiper blade berfungsi untuk menjaga / mengusap permukaan print head supaya selalu bersih sehingga proses cetakakan selalu lancer dan stabil, akan tetapi lama-lama akan ada banyak sisa tinta yang menumpuk di wiper blade tersebut sehingga kalau sisa tinta mesin printer DTG tidak dibersihkan secara rutin, semprotan tinta dari printhead bisa menjadi kurang lancar. Wiper blade printer DTG perlu dibersihkan 2 hari sekali jika operasional mesin DTG berjalan 8 jam sehari non stop. Jika pemakaian mesin printer DTG  tersebut tidak terlalu intensif, maka wiper blade bias dibersihkan seminggu sekali.

-          Capping Station
Capping station berfungsi untuk head cleaning dan juga untuk menjaga print head selalu vakum / kedap udara pada waktu printhead parkir di sebelah kanan mesin printer DTG. Seiring operasional mesin printer DTG, maka akan terbentuk sisa-sisa tinta yang mengering di karet pinggir capping station tersebut di mana apabila sudah menumpuk terlalu banyak, posisi capping station tidak bisa menjaga kevakuman printhead dengan optimal. Oleh karena itu karet pinggir capping station harus rutin dibersihkan bersamaan dengan waktu membersihkan wiper blade.

-          Permukaan bawah Printhead
Seiring pemakaian mesin printer DTG, maka permukaan bawah printhead juga akan ada sisa-sisa tinta dan serat kain yang menempel di pinggiran printhead printer DTG. Anda  juga harus rutin membersihkan permukaan bawah printhead terutama pinggirannya. Hati-hati jangan sampai permukaan printhead tergores.

-          Encoder Strip
Fungsi Encoder strip adalah sebagai petunjuk jalan bagi printhead. Apabila Encoder strip terlalu kotor maka sensor di printhead printer DTG yang membaca encoder strip tersebut akan bingung dan jalannya printhead bias jadi kurang teratur. Masalah yang sering terjadi apabila Encoder strip terlalu kotor adalah hasil cetak berbayang kiri kanan atau yang paling parah akan sering terjadi General Error. Bersihkan Encoder Strip setiap minggu dengan menggunakan kain yang diteteskan head cleaning.
  
-          Belt Print Carriage
Kotoran seperti uap tinta, serat kain, dan debu juga bias menempel di Belt Carriage Printhead dan bias menyebabkan kerja motor printhead menjadi lebih berat dan yang paling parah, gerakan printhead bias jadi kacau. Bersihkan Belt Carriage printhead secara rutin dengan sikat gigi.

Jarak antara permukaan kaos dengan printhead printer DTG sangat penting karena apabila permukaan kaos terlalu dekat dengan printhead, apalagi sampai printhead menabrak permukaan kaos, akan mengakibtakan permukaan printhead jadi kotor dan harus diberi perintah Head Cleaning beberapa kali agar bias lancer lagi. Pastikan jarak antara permukaan kaos dengan permukaan bawah printhead sekitar 3mm.


Perawatan-perawatan ini harus dilakukan secara rutin supaya hasil sablon printer DTG jadi maksimal dan printer menjadi awet.

Kategori

Kategori